Teknik industri
adalah
ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan,
implementasi, dan evaluasi sistem integral dari manusia, pengetahuan,
peralatan, energi, materi, dan proses. Ilmu ini menerapkan cara-cara dan
analisis engineering terhadap produksi barang dan jasa. Teknik
industri dapat diartikan sebagai teknik manajemen sistem, yaitu yang
mengatur sistem secara keseluruhan. Manfaat dari ilmu teknik industri
adalah memberikan solusi yang lebih efektif dan efisien dalam berbagai
proses produksi, juga dalam pembuatan sistem kerja yang efektif dan efisien.
Memasuki Dunia Kerja Sarjana atau lulusan Teknik Industri
Profesi lulusan TI, atau lulusan teknik pada umumnya, memang tidak spesifik. Tidak seperti dokter, akuntan, atau apoteker yang memang pendidikannya mengarahkan mahasiswa untuk berkarir dengan profesi demikian. Yang bisa dijelaskan mengenai keprofesian TI ialah ciri-ciri bidang kerja yang sering dilakukan sarjana TI di dunia kerja. Misalnya, lulusan TI banyak yang bekerja di bidang Production Planning and Control (PPC), Quality Control, Job Analysys (SDM), atau di ranah Supply Chain dan logistik.
Sebagai contoh, gambaran pekerjaan TI di bidang quality control di sebuah pabrik yang memproduksi obat. Kontrol Kualitas yang dilakukan sarjana TI di sini bukanlah dengan melakukan inspeksi dan cek langsung obat yang diproduksi seperti yang dilakukan sarjana farmasi. Akan tetapi, tugas sarjana TI di sini adalah merancang bagaimana sistem inspeksinya, berapa sample yang diambil, di bagian mana saja harus dilakukan inspeksi sehingga kualitas obat tetap terjaga selama proses produksi. Sarjana TI bekerja di bidang sistem Quality Control-nya.
Satu hal yang menarik mengenai lulusan TI adalah bahwa pada masa-masa awal bekerja banyak lulusan TI yang sering mengeluh karena bidang pekerjaannya tidak sesuai dengan keilmuannya. Tahun pertama, sarjana TI memang tidak mungkin ditempatkan langsung sebagai manajer atau supervisor yang mana di bagian itulah keilmuan TI akan sangat terpakai. Mereka biasanya akan bekerja di lantai produksi terlebih dahulu bersama orang mesin dan elektro. Pada masa-masa awal bekerja ini, sarjana TI mungkin akan kalah bersaing apabila ia tidak memiliki reflek belajar yang cepat. Namun ketika sarjana TI berhasil melewati 4-5 tahun dan masuk ke dalam level supervisor, saat itulah karir sarjana TI akan menanjak.

Ruang Lingkup dari Teknik Industri
Teknik Industri memiliki ruang lingkup yang sangat luas tidak hanya dalam penelitian dan desain suatu produk yang berhubungan dengan teknologi tetapi juga mencakup aktivitas bisnis contohnya seperti system pemasaran yang dijalankan perusahaan, keuangan, pengembangan sumber daya manusia dan lain-lain. Kedua faktor tersebut saling menunjang satu sama lain.
Dalam kondisinya dilapangan, seorang sarjana teknik industri tidak hanya dituntut untuk bisa menjalankan/melaksanakan diatas tetapi juga diharapkan dapat berperan penting dalam suatu pengambilan keputusan sebagai suatu penggagas ide yang mempunyai pengaruh kuat dalam perusahaan.
Sumber: Push Here
Memasuki Dunia Kerja Sarjana atau lulusan Teknik Industri
Profesi lulusan TI, atau lulusan teknik pada umumnya, memang tidak spesifik. Tidak seperti dokter, akuntan, atau apoteker yang memang pendidikannya mengarahkan mahasiswa untuk berkarir dengan profesi demikian. Yang bisa dijelaskan mengenai keprofesian TI ialah ciri-ciri bidang kerja yang sering dilakukan sarjana TI di dunia kerja. Misalnya, lulusan TI banyak yang bekerja di bidang Production Planning and Control (PPC), Quality Control, Job Analysys (SDM), atau di ranah Supply Chain dan logistik.
Sebagai contoh, gambaran pekerjaan TI di bidang quality control di sebuah pabrik yang memproduksi obat. Kontrol Kualitas yang dilakukan sarjana TI di sini bukanlah dengan melakukan inspeksi dan cek langsung obat yang diproduksi seperti yang dilakukan sarjana farmasi. Akan tetapi, tugas sarjana TI di sini adalah merancang bagaimana sistem inspeksinya, berapa sample yang diambil, di bagian mana saja harus dilakukan inspeksi sehingga kualitas obat tetap terjaga selama proses produksi. Sarjana TI bekerja di bidang sistem Quality Control-nya.
Satu hal yang menarik mengenai lulusan TI adalah bahwa pada masa-masa awal bekerja banyak lulusan TI yang sering mengeluh karena bidang pekerjaannya tidak sesuai dengan keilmuannya. Tahun pertama, sarjana TI memang tidak mungkin ditempatkan langsung sebagai manajer atau supervisor yang mana di bagian itulah keilmuan TI akan sangat terpakai. Mereka biasanya akan bekerja di lantai produksi terlebih dahulu bersama orang mesin dan elektro. Pada masa-masa awal bekerja ini, sarjana TI mungkin akan kalah bersaing apabila ia tidak memiliki reflek belajar yang cepat. Namun ketika sarjana TI berhasil melewati 4-5 tahun dan masuk ke dalam level supervisor, saat itulah karir sarjana TI akan menanjak.
Ruang Lingkup dari Teknik Industri
Teknik Industri memiliki ruang lingkup yang sangat luas tidak hanya dalam penelitian dan desain suatu produk yang berhubungan dengan teknologi tetapi juga mencakup aktivitas bisnis contohnya seperti system pemasaran yang dijalankan perusahaan, keuangan, pengembangan sumber daya manusia dan lain-lain. Kedua faktor tersebut saling menunjang satu sama lain.
Dalam kondisinya dilapangan, seorang sarjana teknik industri tidak hanya dituntut untuk bisa menjalankan/melaksanakan diatas tetapi juga diharapkan dapat berperan penting dalam suatu pengambilan keputusan sebagai suatu penggagas ide yang mempunyai pengaruh kuat dalam perusahaan.
Sumber: Push Here






0 komentar:
Posting Komentar